Text
Perpustakaan Widya Persada SMP Negeri 1 Sedayu
Penilaian
0,0
dari 5Sepotong rindu untuk kanjeng nabi
Muhammad, penghulu para nabi itu, bersabda: “Aku adalah perahu di tengah Lautan Semesta”. Ungkapan itu kunukil puisi Maulana Jalaluddin Rumi (1207-1273) dari kitab Matsnawiya. Melalui dua baris di atas , sang sufi-penyair legendaris itu sesungguhnya ingin menandaskan dua hal. Pertama, kincah kehidupan yang di sebrangi ummat manusia ini sebenarnya terdiri dari berbagai konvoi gelombang yang runyam. Kedua, di tengah gelombang dan carut kehidupan itu, Kanjeng Nabi Muhammad saw adalah tempat keselamatan yang paling representatife bagi segenap umat manusia.
Ketersediaan
| Lokasi | Kode Eksemplar | No. Panggil | Status |
|---|---|---|---|
| My Library (200) | NF00455 | 297.267 KUS s | Tersedia |
Informasi Detail
- Judul Seri
- Sastra
- No. Panggil
- 297.267 KUS s
- Penerbit
- YOGYAKARTA: Pustaka Pelajar, 2005
- Deskripsi Fisik
- xv; 161 hlm.; 19 cm
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 979-3721-41-3
- Klasifikasi
- 297.267
- Tipe Isi
- text
- Tipe Media
- -
- Tipe Pembawa
- -
- Edisi
- Cet 1
- Info Detail Spesifik
- -
- Pernyataan Tanggungjawab
- -
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah