Berapa banyak yang masih berasumsi, jika wanita itu cukup jadi ibu rumah tangga saja (terutama masyarakat desa) memang tidak semua. Mengurus rumah, suami, anak-anak, dan segala tetek bengeknya. Memang, itu sudah tugasnya. Tapi tahukah kita, jika wanita juga makhluk Tuhan, yang artinya juga punya kesempatan yang sama untuk mengukir masa depan dengan sebaik-baiknya. Dalam buku ini akan disajikan …
Kalau Anda diminta membayangkan bilangan lima. Kebanyakan yang ada dalam benak kita adalah 5 sebagai simbol angka, bukan 5 sebagai deret huruf (L-I-M-A). Itu tandanya kita memiliki bakat menjadi kaya. Namun itu tidak bisa berdiri sendiri, harus dibarengi dengan bakat-bakat kaya yang lain agar menjadi kaya yang sebenarnya. Jika Anda sekarang hanya fokus pada pengeluaran, maka sulit bagi Anda …
Kita berada di titik di mana kita membutuhkan suara perempuan, kecerdasan perempuan, kasih sayang perempuan, dan keberanian perempuan untuk membantu kita menghadapi tantangan sulit yang dihadapi spesies kita dan planet kita. Harapan terdalam kami adalah kutipan-kutipan dari buku kami yang akan datang ini akan memandu Anda ke pusat Kekuatan Feminin Anda, yang berpotensi memberikan dampak positif…
Inti dari buku ini adalah membagikan pengalaman nyata orang-orang biasa mengenai pentingnya self-care (perawatan diri), menyeimbangkan hidup, dan bagaimana menyisihkan waktu untuk mengejar mimpi atau merawat diri sendiri di tengah kesibukan.
Sinopsis "Good Habits for Self-Forgiveness" adalah buku yang membimbing pembaca melalui proses memaafkan diri sendiri dan melepaskan rasa marah, dendam, dan kekecewaan yang terpendam. Buku ini akan menuntun pembaca untuk membangun kebiasaan baik agar dapat melepaskan beban negatif dan menyadari betapa pentingnya memaafkan dan meminta maaf, baik kepada orang lain maupun diri sendiri.
Cinta harus diletakkan sesuai haknya. Prioritaskan cinta itu kepada yang pantas menerimanya dengan porsi yang berbeda. Jangan samakan porsi antara cinta kepada Allah Swt., Rasulullah saw.,orang tua, serta suami/istri. Tentu berbeda antara cinta kepada Sang Khalik dengan cinta kepada makhluk-Nya. Inilah buku Tafakur of Love, mempersembahkan keanekaragaman makna dalam lautan cinta, mengajak para …
Memberi dan menerima adalah inti dari konsep berbagi dengan sesama, yang merupakan landasan penting dalam hubungan sosial yang sehat dan bahagia. Prinsip ini menunjukkan bahwa kehidupan adalah siklus timbal balik yang konstan, di mana setiap individu memiliki peran baik sebagai pemberi maupun penerima.
Menjadi orang yang paling bahagia bukan berarti hidup tanpa masalah, tetapi memiliki kemampuan untuk menikmati momen positif, bersyukur, dan tetap tenang menghadapi tantangan. Dengan membangun kebiasaan positif, merawat hubungan, dan menjaga kondisi fisik serta mental, kebahagiaan akan lebih mudah dicapai.