Text
Perpustakaan Widya Persada SMP Negeri 1 Sedayu
Penilaian
0,0
dari 5Bunga terakhir Indira
Kisah ini tentang Indira yang kehilangan ibunya, Hanin. Suara tamparan ayahnya, Habian, dan tangisan ibunya sebelum pergi membuat anak usia tujuh tahun itu hidup dalam trauma yang membekas.. Kepergian Hanin tidak hanya menyisakan kerinduan yang mendalam. Hal itu membuat Indira membangun benteng kokoh dengan menolak kasih sayang ayahnya Habian serta kehadiran ibu pengganti dan adik tirinya, Hana dan Syala.
Kini usianya genap tujuh belas tahun, tepat saat kabar bahagia Indira mendapatkan beasiswa ke Paris College Art sesuai dengan cita-citanya menjadi fotografer, namun saat itu pula ia mendapatkan diagnosis dokter menderita penyakit langka Anemia Aplastik. Penyakit yang menggerogoti sumsum tulang belakangnya. Meski langka, tetap bisa diobati, namun harapan hidupnya adalah menemukan donor Sumsum tulang belakang yang cocok dengan genetik, yaitu ibunya, Hanin.
Ketersediaan
| Lokasi | Kode Eksemplar | No. Panggil | Status |
|---|---|---|---|
| My Library (800) | F00475 | 813 LIU b | Sedang Dipinjam (2026-05-22) |
Informasi Detail
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 813 LIU b
- Penerbit
- Depok: PT. Tekad Media Cakrawala, 2025
- Deskripsi Fisik
- Ilus; 320 hlm.; 19 cm
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 978-623-10-6298-7
- Klasifikasi
- 813
- Tipe Isi
- text
- Tipe Media
- -
- Tipe Pembawa
- -
- Edisi
- Cet. 1
- Subjek
- Novel Indonesia
Fiksi-Novel - Info Detail Spesifik
- -
- Pernyataan Tanggungjawab
- -
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah