Ditapis dengan
Babad Diponegoro: Sebuah Hidup yang Ditakdirkan, Jilid 2 (Pupuh 23-43)
“Diponegoro menumpahkan seluruh perhatiannya untuk menyelesaikan karya kesastraannya itu. Tidak mengherankan bahwa ia menghindari kegiatan naik kuda atau mengunjungi kebunnya serta pondok samadinya. Karenanya ia menjadi orang yang uring-uringan dan sulit bagi keluarganya yang semakin jengkel di Benteng Nieuw Amsterdam selama masa itu. Pengarang mana, yang dijejalkan di tempat berkamar empat d…
- Edisi
- Cet. 1
- ISBN/ISSN
- 978-623-134-407-6
- Deskripsi Fisik
- xxviii; 656 hlm.; 23 cm
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 920.05 CAR b
Babad Diponegoro: Sebuah Hidup yang Ditakdirkan, Jilid 1 (Pupuh 1-22)
“Diponegoro menumpahkan seluruh perhatiannya untuk menyelesaikan karya kesastraannya itu. Tidak mengherankan bahwa ia menghindari kegiatan naik kuda atau mengunjungi kebunnya serta pondok samadinya. Karenanya ia menjadi orang yang uring-uringan dan sulit bagi keluarganya yang semakin jengkel di Benteng Nieuw Amsterdam selama masa itu. Pengarang mana, yang dijejalkan di tempat berkamar empat d…
- Edisi
- Cet. 1
- ISBN/ISSN
- 978-623-134-406-9
- Deskripsi Fisik
- xxx; 572 hlm.; 23 cm
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 920.05 CAR b
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah